uyeeeaaaiiii.... Alkhamdulillah suami liburrr....
hari Minggu adalah harinya untuk keluarga, begitu halnya dengan suamiku. Hari untuk menikmati waktu bersamaku. Tak banyak acara yang kami persiapkan untuk menikmati liburnya suamiku. Asalkan bisa berdua saja sudah cukup bagiku. malam minggu kami nikmati dengan menonton ini..taraaa....
![]() |
| Film yang lagi heboh ditonton oleh hampir semua umat |
Hari minggu kemarin kami berencana untuk ke sebuah tempat yang pernah masuk ke dalam acara televisi "Mister Tukul Jalan-Jalan", kata suamiku, dan juga Isnain (temanku). yapp..namanya Kampung Vietnam. Alkhamdulillah Allah meridhoi rencana kami, dan preparelah kami kesana. tak lupa membawa pakaian ganri *bikin berat. karena suamiku bilang pulangnya mau mampir ke pantai, jadi bawa pakaian ganti siapa tau nanti pengen basah-basahan. Daaannn.... setelah semuanya readyy....our journey is begin guys!!!!
![]() |
| laahh....foto apaan ini???? |
Kenapa dengan foto itu?kenapa mukanya pada surem?
iyalah...tanya kenapa??
Ditengah perjalanan kami ke TKP, hujan melanda kota ini :(. Memang sejak berangkat terlihat mendung, jadi sudah ada prasangka kalau mungkin turun hujan "Allah benar-benar mengikuti prasangka hambaNya". Sedih deh,,,,Sudah prepare buat jalan;jalan malah kejebak hujan deres di daerah setelah Jembatan Barelang I. Jadilah kita berteduh di sebuah tempat beratap, sepertinya itu digunakan untuk warung makan atau semacam angkringan tengah malam. Beberapa menit berlalu di gubug itu, dan hujan tak kunjung reda, malah semakin derasnya sampai-sampai suamiku mengantuk. Sampai pada akhirnya suamiku berinisiatif untuk mencari tempat berteduh lain yang ada makanannya, yang ada anget-angetnya buat penghangat badan. Dan akhirnya kami pergi meninggalkan gubug itu. Sampai di Jembatan suamiku malah berbalik arah, mungkin berubah pikiran sambil menimbang-nimbang. Akhirnya kami menerjang hujan hingga sampai di daerah dimana daerah itu tidak hujan. Beberapa bagian baju dan kulot saya basah. Tapi kami tetap melanjutkan perjalanan hingga rok kulot yang kupakai kering dengan sendirinya, diterpa angin.
Kami terus melanjutkan perjalanan sampai pada suatu pertigaan jalanan beraspal. Kata suamiku kami sudah menempuh jarak perjalanan sejauh 80 km. Padahal untuk mencapai TKP hanya berjarak 60 km. Kelebihan 20 km :D. kami sampai di semenanjung *tulisannya pantai. Kata orang itu semenanjung/teluk, tapi tulisannya pantai cakang. Pantainya masih baru jadi aksesnya masih susah, jalanan becek. Namun yang menyambagi tempat itu kebanyakan mobil. Mereka membawa sanak familynya, membawa tikar, sebakul nasi, sayur, lauk, tempat makan-minum. Lengkap pokoknya. Seperti piknik.Ya. Mungkin di Batam kalo di pantai acaranya seperti itu.
Tak lama kami memutuskan untuk balik, karena tidak ada yang menarik dengan pantai itu. Lalu melanjutkan perjalanan. Saat melewati Jembatan Barelang, kami berfoto-foto dulu, sembari untuk kenang-kenangan sudah pernah melewati jembatan Barelang VI.
Setelah selesai berfoto, kami melanjutkan perjalanan, sampai akhirnya melewati tanda menuju pantai Melur. Kami berbelok menuju pantai itu.Tiket masuk ke pantai @Rp 5.000,-, sedangkan parkirnya untuk motor sebesar Rp5.000-,.Pantai-pantai di Batam hampir sama saja. Tak sebagua dan seindah pantai di Gunung Kidul Yogyakarta.
![]() |
| Jembatan Barelang VI |
yaaa...seperti ini pantainya.....Disana mereka mandi-mandi pantai, basah-basahan, ada yang bebakaran, dll.
Disana juga menyewakan banana boat, pelampung, dan yang mengagetkan adalah biaya sewa untuk gubug-gubug. Maklum di Jawa gak sampai segitu. Biaya sewanya 100 IDR.
![]() |
| cuaca mendung @Pantai Melur |
Jarak antara jembatan VI dan V tidak begitu jauh. Dan saat melewati Jembatan Barelang V adalah saatnya pasang muka di depan kameraaaa.
![]() |
| Jembatan Barelang V |
![]() |
| Jembatan Barelang V |
cuacanya Mendung hangat, Panasnya matahari sedang sembungi, jadi di depan kamera semakin terlihat buluk. Tak apalah yang penting happy. Bisa menikmati Bumi Allah di belahan lain selain tanah Jawa.






Tidak ada komentar :
Posting Komentar